Edisi: QnA Islami 02
________
*Pertanyaan*:
Ustadz bagaimana hukum shalat sambil menahan kentut, buang air kecil atau besar?
Saya Kadang kalau sudah wudhu tiba-tiba suka begitu, tanggung akhirnya shalat sambil ditahan-tahan. Terimakasih 
Jawab:
Syaikh Zainuddin Al-Malibari menjelaskan bahwa shalat dengan menahan hadats itu hukumnya *makruh*, sebab dapat merusak atau mengurangi kekhusyukan. Bahkan ada sekumpulan ulama yang berpendapat sekiranya hilang khusyuk gara-gara nahan hadats, maka shalatnya batal.
Sunnahnya justru *kalau kebelet sebelum shalat, buang air dulu saja meskipun dengan itu dapat tertinggal shalat berjamaah*.
Tapi beda kasusnya, kalau pengen buang air itu:
1. baru terasa *setelah* masuk dalam shalat fardhu, maka harus ditahan dulu sebab haram hukumnya membatalkan ibadah fardhu.
2. Kalau *waktu shalat sudah mepet habis*, maka walau terasa sebelum shalat, langsung shalat saja sambil menahan.
وكره صلاة بمدافعة حدث كبول وغائط وريح للخبر الآتي ولأنها تخل بالخشوع بل قال جمع: إن ذهب بها بطلت.
ويسن له تفريغ نفسه قبل الصلاة وإن فاتت الجماعة وليس له الخروج من الفرض إذا طرأت له فيه ولا تأخيره إذا ضاق وقته
Wallahu A’lam
Ttd
Majelis At-Turats Al-Islamiy Lembang / Pondok Pesantren Jati Al-Jawami
______
Gabung grup wa: