Gemini_Generated_Image_eozcu5eozcu5eozc_result

Hukum Shalat sambil Menahan Kentut, Buang Air Kecil atau Besar

Edisi: QnA Islami 02
________
*Pertanyaan*:
Ustadz bagaimana hukum shalat sambil menahan kentut, buang air kecil atau besar?
Saya Kadang kalau sudah wudhu tiba-tiba suka begitu, tanggung akhirnya shalat sambil ditahan-tahan. Terimakasih 🙏
Jawab:
Syaikh Zainuddin Al-Malibari menjelaskan bahwa shalat dengan menahan hadats itu hukumnya *makruh*, sebab dapat merusak atau mengurangi kekhusyukan. Bahkan ada sekumpulan ulama yang berpendapat sekiranya hilang khusyuk gara-gara nahan hadats, maka shalatnya batal.
Sunnahnya justru *kalau kebelet sebelum shalat, buang air dulu saja meskipun dengan itu dapat tertinggal shalat berjamaah*.
Tapi beda kasusnya, kalau pengen buang air itu:
1. baru terasa *setelah* masuk dalam shalat fardhu, maka harus ditahan dulu sebab haram hukumnya membatalkan ibadah fardhu.
2. Kalau *waktu shalat sudah mepet habis*, maka walau terasa sebelum shalat, langsung shalat saja sambil menahan.
📚 _Fath Al-Mu’in bi Syarh Qurrah Al-‘Ain_, Cet. Daar Ibn Hazm, halaman: 132:
وكره صلاة بمدافعة حدث كبول وغائط وريح للخبر الآتي ولأنها تخل بالخشوع بل قال جمع: إن ذهب بها بطلت.
ويسن له تفريغ نفسه قبل الصلاة وإن فاتت الجماعة وليس له الخروج من الفرض إذا طرأت له فيه ولا تأخيره إذا ضاق وقته
Wallahu A’lam
Ttd
Majelis At-Turats Al-Islamiy Lembang / Pondok Pesantren Jati Al-Jawami
______
Gabung grup wa:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kategori

Faidah

Al Imam As Syafi’i berkata: كنت أصفح الورقة بين يدي مالك صفحًا رفيقًا هيبة له لئلا يسمع وقعها “Dulu aku membolak balikkan kertas di depan imam Malik dengan sangat lembut karena segan, supaya beliau tidak mendengarnya”. Diriwayatkan oleh Al–Imam Baihaqi, bahwasanya Umar bin Khattab ra mengatakan: تواضعوا لمن تعلمون منه “Tawadhulah kalian terhadap orang yang mengajari kalian”.

Pendaftaran Santri Baru Telah Dibuka

Kegiatan Mendatang

Scroll to Top