513856383_4137046109850035_6480760838877386907_n

Hikmah Masa ‘iddah

Pada kajian bersama teteh-teteh Fatayat Nahdlatul Ulama kec. Lembang kemarin, saya sampaikan, bahwa:
“Dalam Islam diantara hikmah adanya masa Iddah bagi perempuan yang dicerai hidup / mati yaitu memastikan akan kosongnya rahim dari kehamilan.
Namun kembali saya tegaskan bahwa hal tersebut bukan alasan (illat) adanya hukum. Sebab kalau demikian hari ini teknologi modern sudah sangat canggih, tak perlu menunggu berlama-berlama karena bisa di USG.
Lalu apa alasan utama adanya masa iddah?
Ulama mengatakan litta’abbud artinya sebagai bentuk penghambaan kepada Allah swt, tatkala sang Pencipta menghendaki demikian, maka sami’naa wa atha’naa kami mendengar dan kami taat.”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kategori

Faidah

Siapa yang tidak kenal dengan imam kisai? Siapapun yang belajar nahwu shorof dan ilmu qira’at dipastikan tidak lagi asing dengan nama beliau, seorang alim masyhur dari Kufah. Diceritakan didalam kitab Al-Jawaahir wad Durarnya Al-Imam Abdurrahman As-Sakhawi, ternyata Imam Kisai tidak sama dengan ulama lain yang memang sedari kecil sudah memulai rihlah ilmiahnya. Pasalnya sampai usia 40 tahun pun beliau masih disibukkan dengan menggembala kambing dan menjalani aktivitas keseharian seperti masyrakat pada umumnya. Pada usia yang tidak lagi muda itulah beliau baru menekuni keilmuan, sampai menjadi satu dari sekian banyak tokoh yang sangat berpengaruh pada masanya. Tapi bukan orang besar kiranya bila tidak pernah kontroversial, ya begitupun sang imam. Salah satu statement beliau yang cukup booming kala itu: من تبحر في علم اهتدى به إلى سائر العلوم Lebih kurang artinya: “Siapapun yang bak lautan (luas dan mendalam) penguasaannya didalam satu cabang ilmu, maka dia akan dimudahkan menguasai cabang-cabang keilmuan lainnya”. Sontak hal tersebut memicu alim lainnya untuk menguji kebenaran klaim tadi, yang sekilas memang nampak rapuh, sebab semua disiplin keilmuan tentunya memiliki objek pembahasan yang berbeda. Hingga suatu hari secara langsung beliaupun dipertemukan dengan imam Abu Yusuf seorang alim fiqih besar, salah satu murid kinasih nya imam abu hanifah. Maka tak

Pendaftaran Santri Baru Telah Dibuka

Kegiatan Mendatang

Scroll to Top