Screenshot 2026-04-12 at 07-18-54 Agus Sholah - Rasulullah saw bersabda ويل لمن لم يراني... Facebook

Keutamaan Bershalawat

Rasulullah saw bersabda:
ويل لمن لم يراني يوم القيامة
Artinya: ((Celakalah seseorang yang tidak dapat melihatku pada hari kiamat!)),
Lalu siti Aisyah ra bertanya:
“siapa orang itu wahai Rasulullah?.
((orang yang pelit)).
” Siapa yang pelit itu?”
((Dia yang ketika mendengar namaku -namun- tidak membaca shalawat kepadaku!)).
وصلى الله على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه وسلم
____
Kitab:
Afdhalush Shalawat ‘alaa sayyidis saadat, halaman 49, As-Syaikh Yusuf bin Ismail An-Nabhani.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kategori

Faidah

  ‎Salah satu karakter atau ciri khas yang kami bangun apabila mengisi “pengajian umum” ialah membaca kitab. Jadi bukan hanya saat dengan santri di pesantren, akan tetapi dengan jemaah bapak-bapak ibu-ibu pun demikian tidak berubah dari segi membawa & membaca. Namun barang tentu tingkatan pendalaman dan ekstensi kajian akan berbeda sesuai pengalaman audiens. ‎ ‎Kami memandang hal ini teramat penting, apalagi dengan maraknya fenomena ustadz karbitan yang bahkan sama sekali belum pernah mengenyam bangku Pesantren, lalu tenar dan viral dimana-mana. Seiring dengan tuntutan berbicara semakin tinggi, akhirnya terpaksa banyak improvisasi. Fatwa ngawur, kemampuan baca Al-Quran buruk, hadits salah-salah harokat dan huruf susunan kalimat acak-acakan kadangkala ada frase yang hilang bahkan ditambah, tapi anehnya saat menjelaskan tiba-tiba menyihir pendengar. Dikira ilmu padahal sebatas opini pribadi. Parahnya lagi dia beropini dengan hukum agama. ‎ ‎Setidaknya ada enam faidah kalo ustadz senantiasa bawa kitab saat mengisi pengajian: ‎ 1. Membuat penjelasan lebih terstruktur 2. ‎Membangun kepercayaan jamaah 3. ‎Menjadi contoh adab terhadap ilmu 4. ‎Catatan pinggir pada kitab menyimpan pengalaman belajar serta menghidupkan ruhaniah guru 5. ‎Menunjukkan bahwa materi yang disampaikan dapat dipertanggungjawabkan sebab memiliki rujukan yang pasti 6. ‎Menjaga tradisi literasi pesantren ‎ ‎Kami tidak mengatakan bahwa masyarakat harus ngaji kitab dengan

Pendaftaran Santri Baru Telah Dibuka

Kegiatan Mendatang

Scroll to Top