Sholat

Sholat Pikiran Traveling

Oleh: Ust. Umru Hamdany
__

Memikirkan apapun saat sholat selain bacaan dan dzikir sholat, hukumnya makruh, walaupun memikirkan masalah fiqih dan perkara-perkara akhirat yg lain.

Sedangkan Imam Ibnur Rif’ah berpendapat bahwa memikirkan hal-hal yg berkaitan dengan akhirat dalam sholat hukumnya boleh, berdalil dengan perbuatan sayyidina Umar yg menyiapkan pasukan (mengatur strategi perang) saat sholat.

[بشرى الكريم شرح المقدمة الحضرمية، ٢٤٩]
__

Jika perkara-perkara ukhrowi saja hukumnya makruh kita pikirkan saat sholat, apatah lagi urusan duniawi.

Benar apa yg ditulis oleh Imam Ghazali,

(وَكم مّن مُصلِّ لم يَشرب خمراً وَهو لا يَعلم مَا يَقولُ في صَلاتِهِ)
[إحياء علوم الدين، ١\١٥٠]

“Banyak yg sholat dan tidak minum khomer, tapi ia tidak tahu apa yg ia ucapkan dlm sholatnya”

Setelah takbiratul ihram, tiba-tiba sudah salam..

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kategori

Faidah

Oleh: Ust Abu Umar al-Makki ___ Dalam hidup ini, kita sering kali menyaksikan sosok ayah atau ibu yang meninggalkan rumah demi mencari nafkah untuk keluarga tercinta. Mereka meniti jalan yang berat, menanggung beban yang tak terlihat di pundak mereka, demi memastikan anak-anaknya mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Tidak ada yang lebih menyentuh hati selain melihat seorang ayah yang berjuang tanpa henti, meninggalkan jejak langkah yang penuh keringat dan air mata, semua demi keluarga yang dicintainya. Dalam pengorbanan ini, terdapat pelajaran besar tentang tanggung jawab, cinta tanpa syarat, dan keikhlasan. Seseorang yang paling bahagia adalah orang yang hatinya dipenuhi oleh cinta, keyakinan, dan pengharapan yang suci. Dia mungkin saja hidup dalam kesulitan, namun jiwanya tak pernah merasa sempit. Ayah atau ibu yang berjuang di jalan ini mungkin menghadapi banyak kesulitan, namun mereka memiliki harapan dan keyakinan yang kuat untuk masa depan anak-anaknya. Pengorbanan ini, yang mungkin tampak sepele bagi sebagian orang, adalah bentuk cinta yang paling murni. Mereka berjalan jauh, meninggalkan jejak yang mungkin tidak akan pernah mereka lihat kembali, tetapi dengan keyakinan bahwa jejak itu akan membawa kebahagiaan bagi orang-orang yang mereka cintai.

Pendaftaran Santri Baru Telah Dibuka

Kegiatan Mendatang

Scroll to Top